Kampung Waroser

Distrik Oransbari

Kabupaten Manokwari Selatan

Papua Barat

Sejarah Kampung

Sejarah Kampung Waroser

   Berdasarkan Sejarah Pemerintah Kampung Waroser, Kampung Waroser terbentuk dari perkumpulan karyawan-karyawan pekerja perusahaan Houtbedrijf (Perusahaan Kayu Belanda) (silakan klik untuk melihat video) yang didirikan di Manokwari dan membuka unit kerja di Oransbari pada Bulan April 1957, pada awalnya para karyawan-karyawan pekerja tinggal di basecamp, karyawan yang bekerja di perusahaan ini terdiri dari masyarakat suku wandama seperti masyarakat Rumberpon, Roswar, Roon, Windesi, Wasior, Miey, Ambumi dan Rasiei. Karyawan-karyawan Pekerja tersebut direkrut oleh Bapak Nikanor Auri. Mereka tiba di Oransbari pada Bulan Juni 1957 dengan menggunakan Kapal INCIA dan NIEUW GUINEA 3 (Tiga) milik Pemerintah Belanda, Pihak Perusahaan mengangkut masyarakat Wandama untuk menjadi karyawan-karyawan pekerja di Perusahaan Houtbedrijf dan barak/tempat tinggal telah disediakan oleh pihak perusahaan, adapun tempat tinggal/barak-barak tersebut memiliki nama antara lain yaitu Barak Elang, Barak Cendrawasih, Barak Kumkum, Barak Pipit, dan Barak Paniki (Kelelawar).

      Basecamp Karyawan Peninggalan Perusahaan Houtbedrijf Sisa Sejarah Kampung Waroser

   Perusahaan Basecamp Houtbedrijf beroperasi dari Tahun 1957-1963 lalu Perusahaan Kayu Negera (PKN) dibawah departemen kehutanan mengambil alih dan beroperasi dari tahun 1965-1983 dan menjadi Perusahaan Inhutani. Walaupun setelah peralihan perusahaan akan tetapi para karyawan-karyawan pekerja tetap bekerja sebagai karyawan perusahaan kayu tersebut.

Basecamp Karyawan Peninggalan Perusahaan Houtbedrijf Sisa Sejarah Kampung Waroser

     Selanjutnya Grj. Genos Manggaprouw melakukan Pelayanan pada karyawan Houtbedrijf dan pada bulan Oktober 1961, Gr. Marthen Mambor yang merupakan lulusan OVVO (Opleidingsschool Voor Volksoderwijzer) membuka Sekolah Pasar di Lokasi perusahaan (yang kelak menjadi Kampung Waroser) ada banyak anak-anak dari suku Hatam, Shou dan Meyah yang mengikuti pendidikan di sekolah itu sehingga pada saat itu di lokasi perusahaan ini banyak ditempati oleh masyarakat suku Wandama beserta Masyarakat Suku Hatam, Shou dan Meyah. Pada Tahun 1962 Polik Kesehatan Basecamp dibuka namun, pada Tahun 1965 terjadi gejolak politik sehingga menyebabkan sebagian banyak Para Pekerja asal Wandama kembali ke tempat asal, lalu pada Tahun 1968 Distrik Oransbari dibuka dan dipimpin oleh Bpk. Jeremias Mirino sebagai Kepala Distrik Pertama dan kemudian terjadi Program Transmigrasi Nasional, Bapak Hj. Suradi Ali Wardana adalah Suku Jawa yang datang pertama kali pada Tahun 1971 yang membuka usaha perekonomian di Waroser, Pemekaran Kampung Waroser sendiri terjadi pada Tahun 1974, Kata Waroser sendiri berasal dari bahasa biak, dari kata War adalah Air/Kali dan Oser adalah Satu, Waroser sendiri memiliki arti Air/Kali yang mempunyai Satu Aliran.

Pemerintah Kampung Waroser awalnya terbentuk dari penunjukan Bapak. Lambertus Anari pada Tahun 1975, kemudian menjadi Pemerintah Defenitif pada Tahun 1976.

Sejarah Kepemimpinan Kampung Waroser dapat dilihat sebagai berikut :

NO

NAMA

PERIODE

1 Lambertus Anari 1975-1982
2 Silas Wamati 1982-1988
3 Frans Inggesi 1989-2002
4 Yosep inggesi 2002-2017
5 Semuel Waromi 2017-2022

   Pada Masa Peralihan Jabatan Pemerintah Kampung Waroser dipimpin oleh Bapak Silas Wamati ke Bapak Frans Inggesi terjadi kekosongan pemerintah kampung hampir lebih 1 (Satu) Tahun disebabkan oleh adanya situasi Politik sampai pada Tahun 1989.

   Pada Tahun 1991 terjadi Bencana Alam berupa gelombang pasang yang besar menghantam Kampung Waroser, sehingga banyak rumah-rumah warga yang rusak dan hilang akibat gelombang tersebut.

Pada Tahun 2012 Pembentukan Kabupaten Manokwari Selatan resmi dimekarkan pada tanggal 16 November 2012, sesuai UU No 23 tahun 2012, maka Kampung Waroser juga masuk dalam daftar Kampung di Kabupaten Manokwari Selatan.

   Kemudian pada tahun 2016, Masa Pemerintah Kampung Waroser yang dipimpin oleh Bapak Yosep Inggesi terjadi masa transisi (Bapak Yosep Inggesi selaku kepala kampung pada saat itu Meninggal Dunia) sehingga Bapak Semuel Waromi menjabat menggantikan Bapak Yosep Inggesi melanjutkan masa Pemerintah Kampung Waroser hingga sekarang ini.

Chat

Login Khusus Operator Kampung Waroser

-Sistem Administrasi Informasi Kampung Waroser-

kampungwaroser@gmail.com